Lagu ke 15 ~ Milarepa

0
105
Milarepa
Milarepa

Lagu ke 15 ~ Milarepa

15

Milarepa: “If one is really determined to free oneself from the sufferings of samsara, such as birth, old age, illness, death, and so on, he will have peace of mind all the time and will not need to make any effort. Otherwise, he should bear in mind that the sufferings in a future life could be much more durable and longer-lasting than those in this life, and the burden could also be much heavier. It is, therefore, of paramount importance to take steps to prepare for the next life.” This was said to some young men from his native country, who asked how they could extricate themselves from worldly affairs. Then, Milarepa said: “Please hearken, and I will sing a song for you.”

We sentient beings moving in the world
Float down the flowing stream
Of the Four Sufferings. [15]
Compared to this, how much more formidable
Are the unceasing future lives in samsara
Why not, then, prepare a boat for the “crossing”?

The state of our future lives is far more fearful
And deserving of far more concern
Than are the dreadful demons, ghosts and Yama,
So why not prepare for yourself a guide?

Even the dread passions—craving, hatred and blindness—
Are not so fearful
As the state of our (unknown) future,
So why not prepare for yourself an antidote?

Great is the Kingdom of the Three Realms of Samsara,
But greater is the endless road of birth-and-death,
So why not prepare for yourself provisions?
It will be better if you practise Dharma
If you have no assurance in yourselves.

(pp. 114–115)

Milarepa said: “A human body, free and opportune, is as precious as a jewel, and to have a chance to practise the Dharma is likewise very rare. Also, to find one serious Buddhist in a hundred is difficult! Considering the difficulties of meeting the right Gurus, and other necessary favourable conditions for practising Buddhism, you should deem yourselves very fortunate that you have now met all these requirements. Do not, therefore, (waste them), but practise the Dharma.”

(p. 116)

15

Milarepa: “Jika seseorang benar-benar bertekad membebaskan diri dari penderitaan samsara, seperti kelahiran, usia tua, penyakit, kematian, dan seterusnya, dia akan memiliki ketenangan batin sepanjang waktu dan tidak perlu melakukan usaha apapun. Jika tidak, dia harus ingat bahwa penderitaan di kehidupan masa depan bisa jauh lebih bertahan lama dan lebih lama daripada yang ada dalam kehidupan ini, dan bebannya juga bisa lebih berat. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan kehidupan selanjutnya. “Hal ini ditujukan kepada beberapa pemuda dari negara asalnya, yang bertanya bagaimana mereka dapat melepaskan diri dari urusan duniawi.

 

Kemudian, Milarepa berkata,

“Tolong dengar, dan aku akan menyanyikan sebuah lagu untukmu.”

Kita makhluk hidup di dunia
Mengapung di arus yang mengalir
Dari Empat Penderitaan. [15]
Dibandingkan dengan ini, jauh lebih dahsyat
masa depan yang tak kunjung habisnya di samsara
Kalau memang demikian, mengapa tidak menyiapkan perahu untuk “penyeberangan”?

 

Keadaan kehidupan masa yang akan datang kita jauh lebih menakutkan
Dan pantas mendapat perhatian lebih
Lebih menakutkan daripada iblis yang mengerikan, hantu dan Yama,
Jadi mengapa tidak mempersiapkan diri dengan mencari seorang pemandu?

 

Bahkan rasa takut akan nafsu keinginan – keserakahan, kebencian dan kebodohan batin-
Tidak terlalu menakutkan
Jika dibandingkan dengan keadaan masa depan kita (yang tidak kita ketahui),
Jadi mengapa tidak mempersiapkan antidote untuk diri sendiri?
 

Walaupun Kerajaan Tiga Alam Samsara sangat besar,
Tapi jalan tak berujung kelahiran dan kematian jauh lebih besar,
Jadi mengapa tidak mempersiapkan bekal untuk diri sendiri?

 

Akan lebih baik jika Anda berlatih Dharma
Jika Anda tidak memiliki kepastian / jaminan dalam diri Anda sendiri.

(Hlm. 114-115)

 

Milarepa berkata: “Tubuh manusia, kebebasan dan kesempatan, sama berharganya dengan permata, dan memiliki kesempatan untuk mempraktekkan Dharma juga sangat langka. Juga, untuk menemukan satu umat Buddha yang serius dalam seratus umat adalah hal yang sulit! Mengingat kesulitan untuk bertemu dengan Guru yang benar, dan kondisi lain yang diperlukan untuk berlatih Buddhisme, Anda harus menganggap diri Anda sangat beruntung karena Anda sekarang telah memenuhi semua persyaratan ini. Oleh karena itu, jangan menyia – nyiakan mereka, tapi praktekkan Dharma. “

(Halaman 116)