Buddha’s medicine ~ Ajahn Chah

0
81
The Flood of Sensuality by Ajahn Chah
The Flood of Sensuality by Ajahn Chah

Buddha’s medicine ~ Ajahn Chah

If you’ve trained properly, you wouldn’t feel frightened when you fall sick, nor be upset when someone dies. When you go into the hospital for treatment, determine in your mind that if you get better, that’s fine, and that if you die, that’s fine, too. I guarantee you that if the doctors told me I had cancer and was going to die in a few months, I’d remind the doctors, “Watch out, because death is coming to get you, too. It’s just a question of who goes first and who goes later.” Doctors are not going to cure death or prevent death. Only the Buddha was such a doctor, so why not go ahead and use the Buddha’s medicine?
source: http://www.dharmaweb.org/index.php/No_Ajahn_Chah:_Reflections

 

Obat dari Buddha ~ Ajahn Chah

Jika Anda telah berlatih dengan benar, Anda tidak akan merasa takut saat jatuh sakit, atau kecewa saat seseorang meninggal. Ketika Anda pergi ke rumah sakit untuk perawatan, putuskan dalam pbatin Anda bahwa jika Anda membaik, tidak apa-apa, dan jika Anda mati, tidak apa-apa juga. Saya jamin jika dokter mengatakan kepada saya bahwa saya menderita kanker dan akan meninggal dalam beberapa bulan, saya akan mengingatkan para dokter, “Hati-hati, karena kematian juga akan datang kepada Anda. Ini hanya pertanyaan siapa yang pergi dulu dan siapa yang pergi belakangan. “Dokter tidak akan bisa menyembuhkan kematian atau mencegah kematian. Hanya Buddhalah yang seperti dokter yang bisa menyembuhkan kematian atau mencegah kematian, jadi mengapa tidak meneruskan dan menggunakan obat dari Buddha?

 

Sumber: http://www.dharmaweb.org/index.php/No_Ajahn_Chah:_Reflections