Cultivating trust in simplicity ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

0
91

Cultivating trust in simplicity ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

The quintessential teaching of the Buddha — the nature of mind — is difficult to understand, not because it is complicated but because of its unbearably naked quality. One common method for deciphering the truth is through commentaries, analysis, arguments, and research. But the more we try to decipher this simplicity through academic studies and intellectual analysis, the more we get sidetracked, deterred, or worse, we end up constructing very convincing concepts that we mistake for the simplicity itself. Therefore, one must work hard to accumulate merit. Accumulating merit is the one and only way to cultivate trust in simplicity. But many of us have to first convince ourselves that accumulation of merit works.

from the book The Guru Drinks Bourbon?

Menumbuhkan kepercayaan akan kesederhanaan ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

Intisari ajaran Sang Buddha – hakikat batin – sulit dipahami, bukan karena rumit tapi karena kualitasnya yang tak terbayangkan. Salah satu metode umum untuk menguraikan kebenaran adalah melalui komentar, analisis, argumen, dan penelitian. Tetapi semakin kita mencoba untuk menguraikan kesederhanaan ini melalui studi akademis dan analisis intelektual, semakin kita menjauh, terhalang, atau parahnya kita akhirnya membangun konsep – konsep yang sangat meyakinkan bahwa kita salah mengira kesederhanaan itu sendiri. Oleh sebab itu, seseorang harus bekerja keras untuk mengakumulasi jasa kebajikan. Mengakumulasi jasa kebajikan adalah satu-satunya cara untuk menumbuhkan kepercayaan dalam kesederhanaan. Tapi banyak dari kita harus terlebih dahulu meyakinkan diri kita bahwa akumulasi jasa kebajikan itu bisa berhasil menumbuhkan kepercayaan akan kesederhanaan.

Dari buku The Guru Drinks Bourbon?