Happiness is suffering in disguise ~ Ajahn Chah

0
74
Ajahn Chah

Happiness is suffering in disguise ~ Ajahn Chah

In truth, happiness is suffering in disguise but in such a subtle form that you don’t see it. If you cling to happiness, it’s the same as clinging to suffering, but you don’t realize it. When you hold on to happiness, it is impossible to throw away the inherent suffering. They’re inseparable like that. Thus the Buddha taught us to know suffering, see it as the inherent harm in happiness, to see them as equal. So be careful! When happiness arises, don’t be overjoyed, and don’t get carried away. When suffering comes, don’t despair, don’t lose yourself in it. See that they have the same equal value.
source: http://www.dharmaweb.org/index.php/No_Ajahn_Chah:_Reflections

 

Kebahagiaan adalah penderitaan yang menyamar ~ Ajahn Chah

Sebenarnya, kebahagiaan adalah penderitaan yang menyamar tapi dalam bentuk yang begitu halus sehingga Anda tidak melihatnya. Jika Anda berpegang pada kebahagiaan, itu sama saja dengan melekat pada penderitaan, tapi Anda tidak menyadarinya. Bila Anda berpegang pada kebahagiaan, tidak mungkin membuang penderitaan yang inheren. Mereka tak terpisahkan. Begitulah Sang Buddha mengajarkan kita untuk mengetahui penderitaan, melihatnya sebagai di dalam kebahagiaan terkandung bahaya yang inheren, Melihat bahwa keduanya baik penderitaan maupun kebahagiaan adalah setara. Jadi berhati-hatilah! Saat kebahagiaan muncul, jangan bersukacita, dan jangan terbawa suasana. Saat penderitaan datang, jangan putus asa, jangan larut di dalamnya. Lihatlah bahwa mereka memiliki nilai sama yang sama.

 

Sumber: http://www.dharmaweb.org/index.php/No_Ajahn_Chah:_Reflections