Knowing within ourselves ~ Ajahn Chah

0
62
Ajahn Chah

Knowing within ourselves ~ Ajahn Chah

It’s of great importance that we practise the Dhamma. If we don’t practise, then all our knowledge is only superficial knowledge, just the outer shell of it. It’s as if we have some sort of fruit but we haven’t eaten it yet. Even though we have that fruit in our hand we get no benefit from it. Only through the actual eating of the fruit will we really know its taste.

The Buddha didn’t praise those who merely believe others, he praised the person who knows within himself. Just as with that fruit, if we have tasted it already, we don’t have to ask anyone else if it’s sweet or sour. Our problems are over. Why are they over? Because we see according to the truth. One who has realized the Dhamma is like one who has realized the sweetness or sourness of the fruit. All doubts are ended right here.
source: http://www.ajahnchah.org/book/Peace_Beyond1.php

 

Mengetahui di dalam diri kita ~ Ajahn Chah

Sangatlah penting untuk mempraktekkan Dhamma. Jika kita tidak berlatih, maka semua pengetahuan kita hanyalah pengetahuan yang dangkal, hanya cangkang luarnya saja. Seolah-olah kita memiliki buah tapi kita belum memakannya. Meskipun kita memiliki buah di tangan kita, kita tidak mendapatkan manfaat darinya. Hanya dengan memakan buahnya, kita akan benar-benar tahu rasanya.

 Sang Buddha tidak memuji orang-orang yang hanya percaya pada orang lain, dia memuji orang yang tahu di dalam dirinya sendiri. Sama seperti buah itu, jika kita sudah mencicipinya, kita tidak perlu bertanya kepada orang lain apakah itu manis atau asam. Masalah kita sudah berakhir. Mengapa masalah berakhir? Karena kita melihat kebenaran. Seseorang yang telah menyadari Dhamma adalah seperti orang yang telah menyadari kemanisan atau rasa asam buahnya. Semua keraguan berakhir tepat di sini.

 

Sumber: http://www.ajahnchah.org/book/Peace_Beyond1.php