Lagu ke – 8 ~ Milarepa

0
128
Milarepa
Milarepa

Lagu ke – 8 ~ Milarepa

8

A yogi who had great faith in Milarepa came with other patrons, bringing copious offerings, and they asked Milarepa “how he had managed to undergo the trials of his probationship and had exerted himself…” Milarepa answered with…

The Six Resolutions

When one has lost interest in this world,
His faith and longing for the Dharma is confirmed.

To relinquish one’s home ties is very hard;
Only by leaving one’s native land
Can one be immune from anger.

It is hard to conquer burning passions
Towards relatives and close friends;
The best way to quench them
Is to break all associations.

One never feels that one is rich enough;
Contented, he should wear humble cotton clothes.
He may thus conquer much desire and craving.

It is hard to avoid worldly attractions;
By adhering to humbleness,
Longing for vain glory is subdued.

It is hard to conquer pride and egotism;
So, like the animals,
Live in the mountains.

My dear and faithful patrons!
Such is the real understanding
That stems from perseverance.

I wish you all to practise deeds that are meaningful, [12]
And amass all merits!

(pp. 100–101)

8

Seorang yogi yang memiliki keyakinan yang kuat terhadap Milarepa datang dengan para pengunjung lainnya, membawa persembahan yang sangat banyak, dan mereka bertanya kepada Milarepa “bagaimana beliau berhasil menjalani cobaan dari masa percobaannya dan mengerahkan usaha …”

Milarepa menjawab dengan …

Enam Resolusi
Bila seseorang telah kehilangan minat terhadapa dunia ini,
Keyakinan dan kerinduannya akan Dharma akan teguh.
Untuk melepaskan ikatan terhadap rumah tangga sangat sulit;
Hanya dengan meninggalkan tanah asalnya
Barulah seseorang bisa imun / kebal dari kemarahan.
Sulit untuk menaklukkan nafsu yang membakar
Terhadap kerabat dan teman dekat;
Cara terbaik untuk memadamkannya
Adalah dengan menghancurkan semua persahabatan dengan mereka.
Seseorang tidak pernah merasa cukup kaya;
Merasa puas diri, seseorang harus mengenakan pakaian katun sederhana.
Dengan demikian dia bisa menaklukkan banyak nafsu keinginan dan kemelekatan.
Sulit untuk menghindari atraksi duniawi;
Dengan mengikuti kerendahan hati,
Kerinduan akan kejayaan dan kesombongan bisa ditundukkan.
Sulit untuk menaklukkan kebanggaan dan egotisme;
Jadi, contohlah seperti binatang,
Tinggal di pegunungan.
Penyokong setia yang saya sayangi!
Inilah pemahaman yang sebenarnya
Yang berawal dari ketekunan.
Saya berharap kalian semua untuk mempraktekkan perbuatan yang bermakna ini, [12]
Dan mengumpulkan semua jasa kebajikan!
(Hlm. 100-101)

Note:

12. Kebajikan yang membawa seseorang menuju Pencerahan.