Mara’s five arrows ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

0
177

Mara’s five arrows ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

The sutras tell us that Mara (Buddhism’s “devil”) is a tricky character and an expert archer. To avoid straying into the sights of one of his five arrows requires tremendous effort because each one is trained on our most vulnerable spots.

The first of Mara’s arrows is aimed at those who feel great pride in their accomplishments or in their material or spiritual wealth.

The second is aimed at those who are ignorant because they have no idea which activities and attitudes need to be abandoned and which adopted.

The third is directed at those with wrong views, such as not believing in cause, condition and effect.

The fourth is fixed on those whose forgetfulness continually distracts them from mindfulness.

The fifth strikes those distracted by the eight worldly dharmas.

Lima panah Dewa Mara ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

Sutra mengatakan kepada kita bahwa Dewa Mara (“setan / sifat jahat” dalam Buddhisme) adalah karakter yang penuh tipu muslihat dan seorang pemanah ahli. Untuk menghindari salah satu dari lima anak panahnya yang akan dipanahkan ke kita, kita membutuhkan usaha yang luar biasa karena setiap panah yang diluncurkan ke kita itu telah dilatih untuk menghantam diri kita di titik yang paling rentan.

Yang pertama dari panah Mara ditujukan untuk mereka yang merasa bangga dengan prestasi atau kekayaan material atau spiritual mereka.

Yang kedua ditujukan pada mereka yang tidak tahu apa-apa karena mereka tidak tahu aktivitas dan sikap apa yang perlu ditinggalkan dan diadopsi.

Yang ketiga diarahkan pada pandangan yang salah, seperti tidak mempercayai sebab dan kondisi dan efek yang ditimbulkan.

Yang keempat diarahkan kepada orang yang terus menerus terdistraksi dari perhatian penuh.

Yang kelima menyerang mereka yang terdistraksi oleh delapan reaksi duniawi.