Nothing else ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

0
120

Nothing else ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

If we have ambitions, we have fixations toward whatever we are aiming for—even if our aim is enlightenment. Then there is no meditation because we are thinking about it, we are craving for it, we are fantasizing about it, imagining things. That is not meditation.

This is why a very, very important characteristic of shamatha meditation is to let go of any goal and simply sit for the sake of sitting. Here we breathe in and out and we just watch that. Nothing else. It doesn’t matter if we get enlightenment or not, or if our friends gets enlightened faster than us. Who cares? We are just breathing. We just sit straight and watch the breath in and out. Nothing else.

We let go of obsessions toward aims and ambitions. This is a very important aspect. This includes even the perfection of the shamatha meditation, trying to do a perfect shamatha meditation. Even that we should get rid of. Just sit.
source: http://www.deerparkthimphu.org/activities/shamatha.html

 

Tidak ada yang lain ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

 

Jika kita memiliki ambisi, jika kita memiliki melekat terhadap apa pun yang kita inginkan-bahkan jika tujuan kita adalah pencerahan, maka tidak ada yang namanya “bermeditasi” karena kita memikirkannya, kita mendambakannya, kita berfantasi tentang hal itu, membayangkan sesuatu. Itu bukanlah meditasi.

Inilah sebabnya mengapa karakteristik meditasi shamatha yang sangat penting adalah melepaskan tujuan apa pun dan hanya sekedar duduk demi tujuan “hanya sekedar duduk saja”. Di sini kita bernapas masuk dan keluar dan kita hanya mengamatinya. Tidak ada yang lagi. Tidak masalah apakah kita mencapai pencerahan atau tidak, atau apakah teman kita tercerahkan lebih cepat dari kita. Peduli amat?. Kita hanya bernapas. Kita hanya duduk tegak dan melihat nafas masuk dan keluar. Tidak ada yang lagi.

Kita melepaskan obsesi terhadap tujuan dan ambisi. Ini adalah aspek yang sangat penting. Bahkan dalam melakukan meditasi shamatha yang sempurna, kita harus melenyapkan konsep “mencoba melakukan meditasi shamatha yang sempurna”. Hanya sekedar duduk saja.

 

Sumber: http://www.deerparkthimphu.org/activities/shamatha.html