A proper guru-student communication ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

0
78

A proper guru-student communication ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

It’s probably safe to say that there can’t be a proper guru-student communication if the guru never steps down from the throne, unless the guru is a completely enlightened omniscient being who can communicate through telepathy, light, or supermagical powers. The guru is supposed to act like a doctor, and the disciple is the patient. How can a doctor treat the patient if he doesn’t know what’s wrong? He has to know some of the symptoms in order to diagnose the disease. If there is no communication, or if the communication is staged, formal, or rehearsed, then invariably, it creates a distance between the doctor and the patient, making the chances of a proper diagnosis slim—unless the guru is an omniscient being or his stethoscope is fifty feet long. So when you are looking for a guru, it’s good to consider how approachable he or she is, how much communication will be possible.

from the book The Guru Drinks Bourbon?

Komunikasi guru-murid yang tepat ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

Mungkin lebih baik mengatakan bahwa tidak ada komunikasi guru-siswa yang tepat jika guru tersebut tidak pernah turun dari singasananya, kecuali jika guru itu adalah makhluk maha tahu yang benar-benar tercerahkan yang dapat berkomunikasi melalui kekuatan telepati, cahaya, atau kekuatan gaib. Guru seharusnya bertindak seperti dokter, dan muridnya adalah pasiennya. Bagaimana dokter bisa merawat pasien jika dia tidak tahu apa yang salah? Dia harus mengetahui beberapa gejala untuk mendiagnosis penyakit ini. Jika tidak ada komunikasi, atau jika komunikasi diadakan, komunikasi formal ataupun komunikasi yang panjang lebar, maka ini akan selalu menciptakan jarak antara dokter dan pasien, yang bisa membuat kemungkinan diagnosis jadi lebih tepat sasaran dan singkat – kecuali jika guru itu makhluk maha tahu atau ukuran Stetoskop miliknya sepanjang lima puluh kaki . Jadi ketika Anda mencari seorang guru, ada baiknya untuk mempertimbangkan seberapa dekat anda bisa mendekati guru, seberapa banyak komunikasi yang bisa terjadi.

Dari buku The Guru Drinks Bourbon?