The signs of progress ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

0
74

The signs of progress ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

What are the signs of progress in our practice? What can we expect? Should we wait for a signal from the guru — or an award? According to Karma Chagme Rinpoche, we will have no experiences, no special dreams, no pure visions. The “king of all signs,” also known as the “sign of no-sign,” which was highly prized by the Kagyupa masters of the past, is when renunciation mind, sadness and devotion blaze in your mind. The signs to be cherished most include an escalating appetite for dharma practice; noticing the futility of everything you do; ever-increasing conflicts as a result of old habits; and while you may still have the urge to party with your friends, to be plagued by the unwelcome sense that the whole thing is a useless waste of time. Therefore do not constantly aim to finish the practice. Instead, try to accept that your spiritual journey will never end. Your journey began with the wish that you, personally, bring all sentient beings to enlightenment, so until that wish is fulfilled, your activities as a bodhisattva will never cease.

from the book Not for Happiness: A Guide to the So-Called Preliminary Practices

Tanda-tanda kemajuan ~ Dzongsar Khyentse Rinpoche

Apa tanda-tanda latihan kita sudah mengalami kemajuan? Apa yang bisa kita harapkan? Haruskah kita menunggu sinyal dari guru – atau sebuah penghargaan? Menurut Karma Chagme Rinpoche, kita tidak akan memiliki pengalaman, mimpi istimewa, dan penglihatan murni. “Raja dari semua tanda – tanda kemajuan,” yaitu “tiada tanda – tanda / tiada petanda”, dimana tiada petanda ini sangat dihargai oleh para sesepuh Kagyupa di masa lalu, sama seperti mereka menghargai saat mental pelepasan, kesedihan dan devosi berkobar dalam batin Anda. Tanda-tanda yang harus paling dihargai yaitu meningkatnya keinginan untuk praktik dharma; Mengingat kesia-siaan dari segala sesuatu yang Anda lakukan; Konflik yang terus meningkat sebagai yang tercipta dari kebiasaan lama; Dan sementara sewaktu Anda mungkin masih memiliki keinginan untuk berpesta dengan teman Anda, tiba – tiba terganggu oleh perasaan bahwa semua itu adalah sia – sia belaka dan buang-buang waktu saja. Oleh Karena itu jangan terus selalu berusaha menyelesaikan latihan secepat mungkin. Sebagai gantinya, cobalah untuk menerima bahwa perjalanan spiritual Anda tidak akan pernah berakhir. Perjalanan Anda dimulai dari keinginan agar Anda secara pribadi membawa semua makhluk menuju pencerahan, dan sebelum keinginan itu tercapai, aktivitas Anda sebagai bodhisattva tidak akan pernah berhenti.

Dari buku Not for Happiness: A Guide to the So-Called Preliminary Practices